Herbal

Tampilkan postingan dengan label birthday. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label birthday. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Agustus 2014

Ini Pengganti Para Syuhada, 4500 Bayi Gaza Lahir

Bayi Palestina @ act.or.id
Serangan Zionis Israel ke Gaza sejak 8 Juli lalu telah menewaskan 1917 orang. Namun, jumlah penduduk Gaza tidak berkurang, bahkan bertambah. Pasalnya, dalam periode yang sama telah lahir 4500 bayi di bumi kelahiran Imam Syafi’i itu, lansir beritapopuler.com.

Jumat, 15 Maret 2013

Februari 2013; Hilang Ratusan Orang Gaza, Tumbuh Tiga Ribu Bayi

AGRESI militer Israel selam di Palestina tak pelak lagi memang memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak terutama di Jalur Gaza. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.

Data yang dirilis catatan sipil Kemendagri Palestina di Gaza menyebutkan bahwa jumlah kelahiran baru di Gaza selama Februari lalu mencapai 3691 kelahiran baru. jumlah angka kelahiran yang meningkat sepuluh kali lipat dari angka kematian.

Selasa, 11 Desember 2012

Apa Yang Terjadi Di Gaza Ketika Operation Cast Lead Israel Tahun 2008?

AGRESI Israel terhadap Jalur Gaza yang dimulai 27 Desember 2008 dan berakhir setelah hampir satu bulan ternyata merupakan sebuah akumulasi rencana Israel terhadap rakyat Palestina. Berbagai perkembangan yang terjadi di Palestina, khususnya di Gaza membuat Israel melakukan manuver-manuver yang tak mereka duga. Inilah perjalanan agresi Israel di Jalur Gaza dengan beberapa fakta di baliknya.

Minggu, 09 Desember 2012

Alqassam: Israel, Enyahlah dari Palestina!

AP/Eyad Baba
Milisi Hamas berjalan di reruntuhan rumah yang hancur terkena serangan Israel di Rafah, Jalur Gaza, Jumat (16/11).

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Brigade Alqassam, sayap militer Hamas, menegaskan bahwa pihaknya akan melawan pihak-pihak yang melakukan kejahatan dan permusuhan kepada rakyat Palestina.

Selasa, 04 Desember 2012

Munir family in new push to resolve murder

Munir remembered: Suciwati (center), the widow of Munir Said Thalib, and her children Soultan Alief Allende (left) and Diva read a letter to President Susilo Bambang Yudhoyono during the celebration of the slain human rights activist’s birthday in Batu, East Java, on Sunday. “You have made a promise to this country,” she said, reminding the President that he once called solving Munir’s murder a “test of our history”. (Antara/Fanny Octavianus)

In advance of the birthday of Munir Said Thalib, his family has launched a campaign to push the government to resolve the murder of the slain human rights activist eight years ago.

Munir’s widow, Suciwati, started the campaign from Munir’s hometown of Malang, East Java, on Sunday, calling on the public to sign a petition asking President Susilo Bambang Yudhoyono to bring Munir’s killers to justice.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...