JARINGAN rumah makan cepat saji McDonald harus membayar 700 ribu dolar untuk seorang anggota komunitas Muslim AS di Michigan setelah salah satu restoran waralaba tersebut mengiklankan makanan yang telah dipersiapkan sesuai dengan hukum Islam atau halal yang ternyata iklan tersebut dianggap palsu.
Jakarta - Bersantap di restoran yang jelas kehalalannya tentu menentramkan umat Islam. Menyantap makanan pun menjadi nyaman. Soal halal atau haram ini memang bukan urusan sepele. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan pentingnya ini.