Gadis kecil Palestina memperhatikan guru mereka pada sebuah kelas balet di perguruan Gaza di Kota Gaza. (REUTERS/Mohammed Salem)
Laporan: Munawar Saman Makyanie
dakwatuna.com – Gaza City. Meskipun wilayah Palestina, khususnya Jalur Gaza, dijuluki sebagai penjara terbesar di dunia, namun penduduknya tegar, wajah-wajah mereka ceria, jauh dari mental pengemis.
“Maaf pak, ini uang kembalinya. Mungkin ada yang lebih berhak menerimanya,” ujar Ahmad Gezawi, penjual air mineral di sebuah kedai mini di Kota Gaza, hari Kamis (29/11), demikian tulis ANTARA.
dakwatuna.com – Gaza City. Meskipun wilayah Palestina, khususnya Jalur Gaza, dijuluki sebagai penjara terbesar di dunia, namun penduduknya tegar, wajah-wajah mereka ceria, jauh dari mental pengemis.
“Maaf pak, ini uang kembalinya. Mungkin ada yang lebih berhak menerimanya,” ujar Ahmad Gezawi, penjual air mineral di sebuah kedai mini di Kota Gaza, hari Kamis (29/11), demikian tulis ANTARA.
