Kersuhan itu terjadi di laga kualifikasi Piala Afrika 2013.
Pemain Pantai Gading (REUTERS/Thomas Mukoya)
VIVAbola - Kerusuhan yang dibuat suporter kembali
melanda dunia sepakbola. Kali ini terjadi di laga kualifikasi Piala
Afrika 2013 antara Senegal dengan Pantai Gading.
Pantai Gading tengah memimpin 2-0 atas Senegal dan unggul 6-2 secara agregat saat laga dihentikan sekitar menit 73.
Awalnya
seorang suporter masuk ke lapangan dan berusaha menyerang Didier Droba,
si pencetak dua gol bagi Pantai Gading di pertandingan itu. Namun upaya
orang tersebut digagalkan petugas.
Lalu sekitar menit 70,
pendukung tim tuan rumah yang memadati stadion Stade Leopold Senghor
kembali memancing kerusuhan dengan melemparkan petasan ke tengah
lapangan. Melihat situasi sudah tidak kondusif panitia memilih
menghentikan pertandingan demi menjaga keselamatan para pemain.
"Kerusahan
terjadi setelah Drogba membawa Pantai Gading unggul 2-0. Mereka menilai
penalti yang diberikan itu kontroversial," tulis pihak
Manchester City dalam keterangan di situs resmi mereka, Minggu, 14 Oktober 2014.
Selain
Drogba, beberapa pemain top dunia diketahui juga turun pada laga
tersebut. Di antaranya duo Toure, Kolo dan Yaya yang merupakan penggawa
The Citizens.
• VIVAbola