
Liputan6.com, Jenewa: Tim peneliti
dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada lebih dari 350
juta orang mengalami depresi. Jumlah ini merupakan lima persen dari
populasi penduduk di seluruh dunia.
Pernyataan tersebut dirilis
di markas WHO di Jenewa, Swiss, Selasa, (9/10), menjelang Hari Kesehatan
Mental Sedunia yang jatuh pada Rabu (10/10).
Tim peneliti WHO
menyatakan lebih dari setengah penderita depresi tidak mendapat
pengobatan. Sebab, sebagian besar dari mereka tidak berani mengakui
sedang mengalami depresi.
WHO juga mengungkapkan bahwa wanita
lebih rentan terkena depresi ketimbang pria. Satu dari lima wanita akan
mengalami depresi usai melahirkan.
Lebih lanjut WHO juga
menjelaskan, ada sekitar satu juta orang melakukan bunuh diri dalam
setiap tahun. Sebagian besar penyebab mereka melakukan bunuh diri adalah
karena mengalami depresi.
Para peneliti juga memperingatkan jika
depresi dan kasus bunuh diri akan terus meningkat akibat krisis ekonomi
yang saat ini sedang melanda dunia, terutama negara-negara di Eropa.
Untuk
itu mereka juga mengatakan bahwa semua orang perlu diberi pemahaman
yang tepat tentang depresi, sehingga para penderita bisa mendapatkan
pengobatan yang tepat dan efisien.(NHK/ANS)