Herbal

Tampilkan postingan dengan label korupsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label korupsi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2013

Kenalkan, Kades Koruptor Jujur dari Karanganyar

Ilustrasi
Endah Rahmanto Hermansyah, 41 tahun, tidak akan pernah lupa peristiwa yang dia alami akhir Februari 2011.

Di depan majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi di Semarang, mantan Kepala Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, ini membacakan enam lembar kertas berjudul "Pengakuan seorang koruptor" dalam sidang dengan agenda pembelaan.

Kamis, 01 November 2012

Rp63,3 M Uang Muka Hambalang Mengalir ke Perusahaan Milik Istri Anas

Athiyyah Laila, istri Anas Urbaningrum di KPK (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

PT Dutasari mensubkontrakkan lagi ke 14 perusahaan.

VIVAnews - Badan Pemeriksa Keuangan menemukan penyimpangan dalam hal pelaksanaan pekerjaan konstruksi Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Sabtu, 20 Oktober 2012

Anas & Andi Jadi Tersangka, 2014 Demokrat Runtuh

Foto: Okezone
JAKARTA - Kabar yang beredar bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, akan ditetapkan sebagai tersangka bukan hanya isapan jempol belaka.



Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah, mengaku jika dirinya juga mendapat kabar bahwa mantan Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) itu akan menjalani kursi pesakitan.


Kamis, 18 Oktober 2012

KPK Didesak Buktikan Keterkaitan Anas dengan Hambalang

Gedung KPK (Foto: Dok. Okezone)
JAKARTA – Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera memberikan bukti keterlibatan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum terkait kasus Sport Center Hambalang, Sentul, Bogor.

"Makanya kita doronglah KPK untuk segera membuktikan keterkaitan Anas. Jika, ditemukan dua alat bukti maka segera diusut. Namun, jika tidak ya segera dihentikan jangan berlarut-larut begitu," kata Ruhut saat berbincang dengan Okezone, Rabu (17/10/2012).

Rabu, 10 Oktober 2012

Polri Diminta Segera Serahkan Kasus SIM Kepada KPK


Jakarta Presiden SBY sudah memerintahkan kepada Polri untuk menyerahkan kasus simulator SIM kepada KPK. Setelah perintah tersebut, Polri diminta segera untuk menyerahkan kasus tersebut secepatnya kepada KPK.

"Ini karena SBY adalah atasan langsung kepolisian jadi begitu presiden memutuskan kasus simulator ditangani KPK, Mabes Polri harus langsung menyerahkan," ujar penasihat KPK Abdullah Hehamahua kepada detikcom, Rabu (10/10/2012).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...