Herbal

Tampilkan postingan dengan label malaysia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malaysia. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Januari 2013

Kaum Berduit Malaysia Hancurkan Lamborghini

Mobil super itu risek setelah menghantam pohon./Lamborghini Murcielago LP640 mengalami kecelakaan di Kuala Lumpur, Malaysia./(Inautonews.com)

VIVAnews - Kecelakaan yang melibatkan supercar Lamborghini kembali terjadi. Kali ini, kaum berduit di negeri jiran, Malaysia, membuat Lambo Murcielago LP640 risek setelah menghantam pohon.

Kamis, 13 Desember 2012

Penghinaan Bekas Menteri Malaysia Bentuk Ketakutan UMNO

Ilustrasi (Koran SI)

JAKARTA - Pernyataan Mantan Menteri Penerangan Malaysia, Zainudin Maidin, yang menyebut Presiden RI ketiga BJ Habibie adalah pengkhianat memantik reaksi keras dari banyak kalangan. Politikus PAN, Muhammad Najib menilai untuk merespon tersebut harus dilakukan secara rasional dan proporsional.

Sabtu, 01 Desember 2012

Timnas Malaysia Dirundung Cemas?

Suporter Timnas Malaysia / Republika/Edwin Dwi Putranto
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh AA Ariwibowo/Antara
Jontor, setelah dilibas oleh Singapura 0-3 di hadapan publik sendiri, pasukan "Harimau Malaya" kini tengah disengat rasa cemas, diguncang rasa galau. Mengapa?

Lawan selanjutnya, justru tim "Garuda" yang digadang-gadang siap tampil sebagai pasukan yang siap "koit" di lapangan. Baik pasukan Indonesia maupun Malaysia akan baku serang dalam laga terakhir Grup B Piala AFF 2012 yang digelar di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (1/12).

Senin, 12 November 2012

Jangan Sampai Kasus TKI di Malaysia Jadi Bom Waktu

RODERICK ADRIAN MOZES

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia harus menunjukkan itikad baik terhadap Indonesia dengan memproses hukum para pelaku pemerkosaan tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia berinisial S (25). Proses hukum itu harus berjalan secara adil dan transparan.

"Jangan sampai kasus-kasus kekerasan terhadap TKI dan WNI di Malaysia jadi bom waktu hubungan bilateral kedua negara," kata Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Mahfudz Siddiq melalui pesan singkat, Senin ( 12/11/2012 ).

Mahfudz menilai pemerintah Malaysia belum menunjukkan itikad baik dalam penyelesaian rentetan kasus yang dialami WNI. Berbagai kasus yang kerap terjadi di Malaysia, yakni penyiksaan TKI oleh majikan hingga penembakan WNI oleh Kepolisian Malaysia dengan tuduhan melakukan kriminal.

Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari mengecam pemerkosaan itu. Politisi PDI Perjuangan itu mendesak agar KBRI di Malaysia segera turun tangan melakukan perlindungan dan pembelaan terhadap korban.

Menurut Eva, KBRI harus menyediakan pengacara untuk mengawal kasus itu. Selain itu, KBRI juga harus segera mendesak jaksa Malaysia segera melakukan penuntutan. Penanganan perkara itu jangan sampai dibiarkan berlarut-larut.

"Kepolisian Indonesia wajib ikut serta dalam penyidikan dan memantau supaya bukti-bukti tidak hilang," pungkas Eva.

Seperti diberitakan, TKW berinisial S (25) menjadi korban pemerkosaan tiga oknum anggota Kepolisian Diraja Malaysia. Sebagaimana diberitakan New Straits Times, Sabtu ( 10/11/2012 ), peristiwa tersebut berawal saat TKW itu sedang bepergian dengan kendaraan di Prai, Penang, Malaysia. Kendaraan yang ditumpanginya kemudian dihentikan dua petugas kepolisian.

S mengaku sempat disekap di salah satu ruangan. Kemudian, ia digiring ke ruang lainnya. Di situ ia dipaksa untuk melayani nafsu ketiga polisi. Polisi yang pertama kali melakukan pemaksaan bahkan meminta layanan lebih berupa oral seks. Setelah itu, dua polisi kemudian membawa korban ke Taman Impian di Alma dan melepaskannya di sana.

Dari sana, ia melaporkan peristiwa tersebut ke kantor polisi pada sekitar pukul 03.00 waktu setempat, sekitar satu jam setelah ditinggalkan di Taman Impian. Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian kemudian mengantar korban ke RS Seberang Jaya untuk menjalani pemeriksaan medis.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta pemerkosa TKI di Pulau Penang diberi hukuman seberat-beratnya. Muhaimin meminta KJRI Pulau Penang dan KBRI Kuala Lumpur mendampingi korban dan terus memberikan perlindungan hukum.

Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Kementerian Luar Negeri Tatang Boedi Utama Razak, Minggu, saat dihubungi per telepon menegaskan, Pemerintah Indonesia dipastikan akan mengajukan surat protes resmi terkait insiden dugaan pemerkosaan terhadap seorang TKI oleh tiga anggota Polis Diraja Malaysia itu.

Kepala Kepolisian Malaysia (CID) SAC Mazlan Kesah, Minggu, mengatakan, Pemerintah Indonesia tidak perlu khawatir karena penyelidikan atas tiga anak buahnya yang diduga memerkosa seorang TKI pada Jumat lalu tidak akan ditutup-tutupi.

Cara Cepat Hamil

Editor :Hindra

Sabtu, 27 Oktober 2012

2 Warga Indonesia Menunggu Ajal di Malaysia

Bong Jit Min ayah dari TKI Frans Hiu dan Dharry Frully 
(ANTARA/Jessica Helena Wuysang)

Dua warga Pontianak dituduh membunuh seorang warga Malaysia.

VIVAnews - Dua kakak-beradik asal Indonesia yang bekerja di Malaysia divonis mati pada Kamis 18 Oktober 2012, oleh Mahkamah Tinggi Syah Alam, Selangor. Keduanya dituduh membunuh seorang warga Malaysia.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...